Rekomendasi Tempat Pelatihan Pengelolaan Hutan Produksi Lestari

Ketahui Ini Dulu Sebelum Mendirkan Badan Usaha

Males mendirikan Badan Usaha karena ribet urus perizinan dan menyiapkan dokumen-dokumennya? Simak dulu bahasan ini!

Mendirikan suatu usaha memanglah tidak mudah, banyak hal penting yang harus dipertimbangkan. Mulai dari ketersediaan modal, peluang, sumber daya, sistem kerja, hingga kemampuan dalam menjalankan usaha tersebut. Namun, sebagai pengusaha yang serius, haruslah memperhatikan hal-hal tersebut demi kemajuan usaha yang akan atau sedang dibangun.

Penting bagi kita untuk mengetahui, dalam melakukan perkembangan manajemen usaha, ada tindakan yang menjadi hal penting untuk menjamin kemajuan bisnis itu sendiri.

Apa itu? Betul sekali! Memiliki legalitas usaha! Sebagai badan usaha memiliki legalitas itu menjadi hal yang sangat penting untuk kelangsungan usaha. Adanya legalitas ini akan membantu Anda untuk melindungi usaha dari berbagai macam masalah, seperti ketidakpastian hukum.

Legalitas badan usaha juga akan memudahkan Anda ketika bersinggungan dengan pajak, masalah ketenagakerjaan, pengajuan kredit ke bank, keikutsertaan dalam tender, Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI), dan urusan penting lainnya. Jadi, jika diibaratkan, badan usaha adalah sebuah kebutuhan pokok bagi Anda yang ingin membangun perusahaan besar.

Baca juga: Keuntungan Mendirikan PT untuk Masa Depan Bisnis Anda

Apa Yang Harus Dilakukan?

Anda harus mengurus dokumen atau surat terkait dengan izin usaha yang diperlukan untuk legalitas perusahaan Anda. Di mana, dengan memiliki dokumen usaha lengkap, usaha yang Anda kelola akan terhindar dari kendala di mata hukum yang berlaku. Apa saja syaratnya? Dan bagaimana prosedurnya?

Pembuatan Akta Perusahaan

Akta perusahaan ini berisi informasi lengkap tentang usaha Anda. Mulai dari nama perusahaan, bergerak di bidang usaha apa, nama pemilik modal, besaran modal dasar dan disetor, serta struktur pengurus perusahaan (direktur, komisaris, dll).

Akta pendirian perusahaan ini harus dibuat dan ditandatangani oleh notaris, dengan sebelumnya harus menyertakan fotokopi KTP si pendiri. Dalam proses selanjutnya, Anda pun akan mendapatkan SK Pengesahan Akta Pendirian Perusahaan dari Departemen Hukum dan HAM.

Mendapat Surat Keterangan Domisili Usaha

Untuk bisa mendapatkan surat keterangan ini, Anda harus mengajukan permohonan kepada kelurahan atau kepala desa setempat.

Dengan membawa persyaratan berupa fotokopi bukti kepemilikan atau kontrak tempat usaha, surat keterangan dari pemilik gedung jika menempati gedung perkantoran, serta fotokopi pembayaran pajak bumi dan bangunan (PBB) tahun terakhir. Setelah proses selesai, Anda akan mendapatkan bukti keterangan alamat domisili perusahaan.

Mengurus Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)

Langkah awal untuk bisa mendapatkan NPWP adalah dengan mendaftarkan diri sebagai wajib pajak pada kantor pelayanan pajak (KPP) setempat. Anda harus membawa persyaratan berupa; bukti kepemilikan/sewa tempat usaha, lampiran bukti pajak pendapatan (PPN) atas sewa gedung, dan bukti pelunasan PBB.

Setelah itu, Anda akan mendapatkan NPWP beserta surat keterangan terdaftar sebagai wajib pajak. Dengan nomor inilah, nantinya Anda bisa melaksanakan segala hak dan kewajiban perpajakan.

Mengurus Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)

SIUP adalah surat izin yang dikeluarkan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan sebagai tanda bahwa Anda telah bisa menjalankan usaha di bidang perdagangan dan jasa. Untuk bisa mendapatkannya, Anda harus mengajukan permohonan dengan persyaratan berupa; surat izin tempat usaha (SITU) dan pas foto pimpinan perusahaan atau direktur.

Bagi Anda pemilik usaha kecil dan menengah, permohonan bisa diajukan ke Dinas Perdagangan tingkat kota/kabupaten. Sedangkan untuk golongan SIUP besar, permohonan harus ditujukan kepada Dinas Perdagangan tingkat provinsi.

Mengurus Tanda Daftar Perusahaan (TDP)

Sesuai peraturan dan perundang-undangan, semua jenis bidang usaha wajib memiliki TDP. TDP dianggap sebagai bukti nyata bahwa usaha Anda telah terdaftar dan disahkan oleh pejabat yang berwenang.

Tanda daftar ini bisa Anda dapatkan dengan mendaftarkan diri ke Dinas Perdagangan sesuai alamat domisili perusahaan. Dokumen yang harus disiapkan di antaranya adalah; Akta Pendirian, Surat Keterangan Domisili Perusahaan, NPWP, pengesahan dari pengadilan, dan SIUP.

Segera hubungi kami disini: info@bizlaw.co.id atau 0812-9921-5128 atau bisa tanya-tanya di Instagram kami @bizlaw.co.id.

Baca juga: Rekomendasi Pendirian PT di Jakarta

Leave a Comment