Mengapa Harus Memiliki Sertifikasi K3?

Mengapa Harus Memiliki Sertifikasi K3?

Sebelum mengikuti pelatihan K3, simak alasan mengapa Anda perlu memiliki sertifikasi K3 dalam memantau keamanan dan keselamatan kerja.

Bendera K3 dengan dasar putih dan logo K3 di bagian tengah tentu sering Anda temui di berbagai lokasi proyek, pabrik, dan perusahaan. Logo berupa sebelas gerigi roda hijau dengan palang warna senada di bagian tengah adalah representasi sebelas bab dalam Undang-undang No. 1 Tahun 1970 mengenai Keselamatan Kerja. Perundangan itulah yang menjadi dasar semua peraturan terkait K3.

Sebelum Anda mengikuti pelatihan K3, mari simak penjelasan mengapa kepemilikan sertifikasi K3 diperlukan.

Peraturan tentang K3 di Indonesia

Selain UU No. 1 Tahun 1970, ada beberapa perundang-undangan lain yang dikeluarkan pemerintah guna menjamin dan melindungi keselamatan kesehatan para tenaga kerja, yakni UU No. 23 Tahun 1992 mengenai Kesehatan dan UU No. 13 Tahun 2003 mengenai Ketenagakerjaan. Lalu, seperangkat peraturan pemerintah dan menteri terkait juga diterbitkan terkait pelaksanaan teknis di lapangan. 

Dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. 2 Tahun 1992, setiap tempat kerja yang mempunyai lebih dari 100 orang pekerja wajib memiliki minimal satu orang ahli K3 dan P2K3. Apalagi, jika lingkungan tempat kerja itu punya risiko bahaya tinggi. Pegawai dengan keahlian K3 akan bertugas mengontrol, mengawasi, dan merancang supaya tempat kerja itu aman, serta menekan risiko terjadinya bahaya kecelakaan kerja.

Lebih lanjut, penerapan K3 juga berlaku sebagai upaya perlindungan keluarga pekerja, konsumen, maupun orang lain yang berpotensi terdampak kondisi suatu lingkungan kerja. 

Mengapa Perlu Sertifikasi K3? 

Ketika perusahaan menyatakan berkomitmen pada kesehatan dan keselamatan kerja, maka perusahaan wajib mempunyai minimal satu orang ahli K3. Di sini ahli K3 bukan sekadar melakukan pekerjaan sebagai pengawas semata. Ia juga menjalankan peran sebagai perpanjangan tangan pemerintah guna mengawal implementasi peraturan perundang-undangan K3 di perusahaan tersebut.

Maka, menjadi seorang ahli K3 umum harus melalui pelatihan panjang untuk mempelajari seluk beluk K3 secara mendetail. Menciptakan lingkungan kerja aman, sehat sejahtera, dan minim kecelakaan maupun penyakit akibat kerja memang kewajiban semua pekerja di perusahaan. 

Namun, kehadiran ahli K3 bersertifikasi akan berdampak positif bagi perusahaan. Mulai dari menekan risiko kecelakaan kerja, terciptanya budaya keselamatan dan kesehatan kerja, hingga meningkatkan produktivitas pekerja. Pada akhirnya, perusahaan bisa membangun citra positif, meningkatkan kepercayaan publik, dan tentu saja memperoleh profit.

Siapa Bisa Menjadi Ahli K3? 

Tidak sembarang orang bisa menjalani pelatihan untuk memiliki sertifikasi K3. Rangkaian pelatihan sertifikasi K3 umum biasanya berlangsung 12 hari, sudah termasuk materi, praktik kerja lapangan, dan ujian kompetensi. Setelah selesai pelatihan dan lulus ujian, barulah orang tersebut bisa diakui sebagai ahli K3 bersertifikasi.

Saat ini lapangan kerja bidang K3 sedang terbuka lebar. Hampir semua perusahaan membutuhkan ahli K3 umum untuk mengawasi operasional perusahaan. Jika Anda berstatus mahasiswa tingkat akhir (minimal semester 7), fresh graduate, atau praktisi berpendidikan minimal D3, bisa mengikuti pelatihan K3 di lembaga training profesional.

Namun, pastikan lembaga tersebut telah masuk daftar Perusahaan Jasa Keselamatan dan Kesehatan Kerja (PJK3) dari Kementerian Ketenagakerjaan.

Baca juga: Rekomendasi tempat pelatihan K3

Pelatihan K3 dari Mutu Institute

Bingung mencari lembaga resmi untuk mengikuti pelatihan ahli K3 umum? Mutu Institute adalah jawabannya. Kami telah berpengalaman dalam bidang jasa pelatihan dan konsultasi manajemen sejak tahun 1995. Saat ini kami fokus menyelenggarakan jasa pendidikan dan pelatihan dalam bidang kehutanan, perkebunan, food safety, sistem manajemen, laboratorium, lingkungan, dan K3. 

Berpegang teguh pada motto We rise by lifting others’, kami berkomitmen mengutamakan kebutuhan dan kepuasan klien. Terdaftar resmi sebagai PJK3, kami telah mengantongi sertifikat BNSP dan Kementerian Ketenagakerjaan. Hybrid training, yaitu penggabungan pelatihan online dan offline, menjadi inovasi terbaru kami guna memudahkan peserta mengambil sertifikasi ahli K3 umum.

Dukungan kurikulum dan materi lengkap, trainer berpengalaman, serta harga terjangkau, Mutu Institute layak menjadi mitra andalan perusahaan Anda dalam penyelenggaraan pelatihan K3.

Nah, apabila Anda tertarik untuk mengikuti dan mendapat sertifikat ahli K3 yang sah di mata hukum Indonesia, silakan kunjungi laman resmi Mutu Institute. Karena bagaimanapun juga, lingkungan kerja yang aman merupakan kunci produktivitas kerja karyawan dan alasan utama majunya sebuah perusahaan.

Mau mengikuti pelatihan K3 (Investigasi Insiden) dari Mutu Institute? Hubungi kami di: Hotline: 0819-1880-0007 Email: info@mutuinstitute.com

Leave a Comment