Mengenal ISO 37001 Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP)

BUMN Wajib Sertifikasi ISO 37001 SMAP Tahun 2020

Apa itu ISO 37001 SMAP dan bagaimana penerapannya di lingkungan BUMN (Badan Usaha Milik Negara)? Simak ulasan selengkapnya berikut ini!

Dalam lingkungan korporasi baik perusahaan maupun instansi pemerintah, fenomena suap merupakan hal yang umum terjadi. Kondisi ini secara sosial, ekonomi, moral maupun politik dapat menyebabkan dampak yang negatif. Karena itu diperlukan langkah untuk dapat menelusuri serta mencegah adanya kasus-kasus suap yang membahayakan dalam lingkungan organisasi. Salah satu langkah yang mulai diterapkan secara serius termasuk di lingkungan BUMN adalah lewat sertifikasi ISO 37001 SMAP.

ISO 37001 merupakan sebuah sistem yang diciptakan sebagai langkah untuk membantu penerapan manajemen anti suap dan korupsi di berbagai organisasi termasuk BUMN. Kementerian BUMN sendiri secara resmi telah meminta 114 direksi yang ada untuk melaksanakan pelatihan ISO 37001 SMAP. Per Agustus 2020 lalu, baru 11% BUMN (sekitar 12 instansi) yang memiliki sertifikat ini, sedangkan sisanya masih harus melalui beberapa tahapan untuk mendapatkannya.

 

Mengapa Sertifikasi ISO 37001 SMAP Wajib Dimiliki oleh BUMN?

Kasus penyuapan merupakan isu global yang sampai saat ini belum bisa diselesaikan secara tuntas. Menurut Bank Dunia, diperkirakan ada lebih dari 1 triliun dolar transaksi terkait suap yang terjadi setiap tahunnya. Aktivitas ini tentu saja meresahkan karena dapat mengganggu stabilitas organisasi secara umum. Di BUMN, beberapa kasus suap bahkan mampu mengganggu core business dan membuat tujuan BUMN tidak tercapai penuh.

Lantas, apa saja alasan yang membuat BUMN wajib memiliki sertifikat ISO 37001 SMAP?

  1. Tanggung Jawab Organisasi

Masing-masing BUMN bergerak dan memiliki tanggung jawab di bidangnya masing-masing. Setiap komponen dari BUMN wajib memastikan segala proses bisnis yang dijalankan oleh organisasi berjalan sesuai dengan tujuan yang ditetapkan. Adanya ISO 37001 SMAP yang dimiliki oleh sebuah perusahaan BUMN dapat mencegah hal-hal terkait suap dan korupsi yang merugikan perusahaan maupun karyawan.

  1. Sebagai Bentuk Kepatuhan

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, sertifikasi ISO 37001 SMAP wajib dimiliki oleh semua BUMN yang ada di bawah Kementerian BUMN. Dengan memiliki sertifikat ini, perusahaan tidak hanya menunjukkan kepatuhan pada aturan pemerintah, tapi juga mampu meningkatkan kredibilitas sehingga peluang bisnis akan semakin besar.

  1. Sebagai Kontrol

Dalam sebuah penelitian ditemukan bahwa adanya tindak suap dalam sebuah organisasi dapat menyebabkan pembengkakan biaya operasional. Kerugian ini umumnya sulit ditelusuri karena tidak tersedianya standar sebagai aturan. Adanya Sistem Manajemen Anti Penyuapan dapat membuat proses kontrol ini lebih mudah dilakukan. Dengan begitu badan usaha bisa lebih cepat mendeteksi adanya kecurangan dalam struktur organisasi.

  1. Menunjukkan Integritas

Semua perusahaan termasuk Badan Usaha Milik Negara harus dapat menjadi mitra yang terpercaya. Penerapan ISO 37001 oleh sebuah BUMN merupakan wujud komitmen yang nyata bahwa badan usaha tersebut dapat dipercaya, memiliki loyalitas yang baik dan bisa diandalkan. Ketika sebuah BUMN memiliki integritas yang tinggi, kesempatan untuk bermitra dengan pihak lain akan semakin besar. Dengan begitu, kemungkinan untuk tumbuh juga akan semakin tinggi.

Bagi perusahaan-perusahaan termasuk BUMN yang sedang mencari lembaga terpercaya untuk pelatihan atau sertifikasi ISO 37001 SMAP, Mutu Institute adalah tempat terbaik yang dapat Anda pilih. Tersedia 3 opsi pelatihan yakni Understanding & Implementing ISO 37001, Internal Auditor dan ISO 37001 Lead Auditor. Mari ciptakan lingkungan kerja yang bersih, bebas suap dan korupsi dengan mengikuti pelatihan ISO 37001 bersama Mutu Institute.

 

 

Leave a Comment